Post Sebelumnya: HARGA SEWA KOST DAN KONDISI KEBERSIHAN
Nah setelah di post sebelumnya kita membahas mengenai kenapa kok BapaKost pede banget bikin website dan mengklaim sebagai kost paling termurah di Malang Raya, tapi to be kontinyu ceritanya karena kepanjangan kayak cerita sedih masa lalu BapaKost sama kakak tingkat yang ninggal rabi, hiks. Tapi di kesempatan kali ini, mari kita lanjutkan pembahasan untuk membuktikan klaim itu. Setelah sebelumnya kita memvalidasi dari segi survey harga pasar dan kebersihan, aspek selanjutnya masih berkaitan erat dengan aspek sebelumnya (kok belibet sih, au ah).
3. Ketiga, KONDISI BANGUNAN KOST MURAH MALANG
Terus terang saja, BapaKost mau buka kartu kalo bangunan yang bakal adek-adek tinggali ini (cie elah), menyimpan kenangan tak terhitung jumlahnya dengan istri BapaKost. Sebelum ngontrak dengan istri seperti sekarang (lha, piye to pak, punya rumah kok malah ngontrak???), BapaKost sempat meninggali bangunan itu selama hampir 2 tahun lamanya. Jadi, usia rumah kost itu sebetulnya masih baru dan sangat muda. Ini belum kita membahas lika-liku kenangan BapaKost pas masih memperjuangkan membeli rumah sepetak itu. Bayangin aja, pasca pandemi sekitar 2023, BapaKost sudah mulai mencari rumah untuk tinggal, dikala ekonomi masih ambruk-ambruknya. Gaji BapaKost yang UMR, harus menghadapi cicilan dari developer lokal dengan skema Cash Keras sekitar 10jt/bulan (gila ga seh? tapi ortu BapaKost rumahnya di kawasan Sigura-Gura, jadi santai dulu ga seh ada back up previlege ortu xixixi).
Untungnya dengan segala drama membayar cicilan sampai akhir bulan pernah saldo tinggal 50.000 perak (itupun ga bisa ditarik), rumah itu lunas juga. Keluarlah yang ditunggu-tunggu, legalitas rumah yang meskipun bukan SHM, tepatnya masih letter c dari desa, tapi BapaKost tetap bangga karena rumah itu dibeli dengan hasil kerja keras saya sendiri (walaupun sebagian dapet suntikan dari ortu xixixi, terimakasi papi). Sempat ninggalin itu rumah sama istri selama hampir 2 tahun, dengan segala keluh kesah dan bahagianya punya rumah sebelum umur 30an, padahal cuma rumah ukuran tipe 30 di tengah kampung yang cuma bisa dilalui motor itupun gantian, ga bisa simpangan pas masuk gang.
Tapi percayalah, salah satu yang bisa BapaKost banggakan dari bangunan rumah kost yang akan kamu tinggali itu adalah perjuangannya, serta kualitasnya. BapaKost, demi dan atas nama keselamatan, ga akan perhitungan membangun rumah itu dengan kualitas terbaik. Ketika selesai, disaat rumah lain ada masalah di sana sini (mungkin karena nego afgan ke developernya xixixi), rumah BapaKost itu cuma masalah minor. Tanah gerak sudah biasa, hasilnya ada retak rambut di tembok. Tapi, sudah BapaKost pastikan itu hanya terjadi di bulan-bulan awal. Begitu juga dengan bocor, insya Allah hanya rembesan setetes, tidak sampai menimbulkan genangan apalagi serasa hujan di dalam rumah. Memastikan bahwa bangunan rumah kost itu sangat layak untuk ditempati oleh adek-adek sekalian. Jadi, dijaga ya, ada peluh keringat BapaKost saat memperjuangkan rumah Kost Termurah di Malang Raya yang menaungi kamu.
4. Keempat, KUALITAS KASUR KOST MURAH MALANG
Meskipun sempat hampir 2 tahun menjadi rumah tinggal, namun singkat cerita karena tuntutan istri BapaKost yang minta tinggal di rumah yang lebih dekat dengan kantor tempat kerja BapaKost, akhirnya diputuskanlah untuk pindah dan mengontrak dengan segala pertimbangan. Yah, walaupun lucu juga BapaKost udah punya rumah sendiri, tapi malah memutuskan untuk ngontrak. Tapi gapapa, BapaKost juga punya plan untuk rumah tinggal yang nganggur itu: menyulapnya menjadi Rumah Kost Termurah di Malang Raya. Dan, Tara, jadilah rumah yang mau kamu tinggali sebagai kost murah itu.
BapaKost bilang murah, tapi bukan murahan ya. Karena fasilitas rumah kost murah malang ini benar-benar terbilang lengkap jika dibandingkan kost lain dengan harga sejenis. Ingat ya, bandinginnya sama yang sekelas. Apa tuh Pack misalnya? Nih pertama, mana ada coba kost kurang dari 500.000 per bulan tapi udah dapet fasilitas super duper lengkap. Bukan cuma kasur yang cukup besar dan tebal (orang gendut kayak BapaKost pun dijamin bisa tidur nyenyak ngorok-ngorok xixixi). Ada gulingnya juga dong! BapaKost tau betul, tipikal pria-pria di Indonesia susah tidur kalo ga ada guling. Yaaa, walaupun gulingnya bonusan beli kasur, tapi nice to have lah ya.
Kualitas kasurnya? Sudah pasti BapaKost carikan kasur kost yang nyaman dan tebal. BapaKost gamau kompromi soal yang satu ini. Pertimbangannya bukan soal ekonomis, asal beli kasur murah aja. Saya beli kasur yang lumayan mahal untuk kebutuhan jangka panjang, biar ga tiap tahun robek sampai tidak layak dipakai, terus terpaksa harus beli kasur lagi karena udah dikomplain penghuni. Huft, BapaKost males banget sama drama kayak gitu. Mending beli yang bagus sekalian (apalagi dapet bonus bantal dan guling xixixi) Ada garansinya pula kalo ga salah 10 tahun! Garansi gadgetmu aja kalah noh. Produsen/sellernya yakin banget ngasih garansi busa selama itu, yang diklaim ga akan kempes dan berkurang kualitas sofanya. Berarti kualitasnya oke punya, kan?
5. Kelima, SPACE KAMAR KOST MURAH MALANG LUAS DAN LAPANG
Kasur itu, untuk 2 kamar depan dan tengah, BapaKost taruh di ranjang tipe Dormitory. Kenapa dah BapaKost ngide banget bikin ranjang tipe Dormitory? Tak lain dan tak bukan ada hubungannya dengan kenyamanan penghuni kost murah malang ini. Bayangkan, ukuran kamarnya cuma 3x3 meter. Untuk standar kost, seharusnya diisi setidaknya 5 penghuni dong (karena kalo 3 penghuni jatuhnya kontrakan, dan harga sewa kontrakan tentu jauh lebih mahal daripada kost). BapaKost gamau menjadikan rumah ini menjadi kontrakan, karena tentu standar harga sewanya lebih tinggi dan khawatirnya membebani penghuni kost murah malang. Padahal, target pasar yang saya pilih ya para mahasiswa dan pekerja. Sementara setelah BapaKost survey, harga sewa rumah kontrakan di sekitar situ berkisar antara 10-15 juta per tahun. Sehingga rata-rata tiap bulan biaya sewanya sekitar 1 juta. Mahal bukan?
Sementara, dulu BapaKost pake kasur extra besar (2,5 x 2,5 meter), itu sisa space nya sempit banget, cuma muat buat lemari aja. Mungkin ada yang nanya, lha kok saya pake kasur besar banget? Malah itu udah terbesar di kelasnya. Tak lain dan tak bukan karena request istri. Istri BapaKost dulu biasa tidur sendiri di kasur yang cukup besar. Sukanya goler-goler kesana kemari dan tertawa (eh engga engga, ga se creepy itu hihihi). Nah pas nikah, kan otomatis saya juga numpang tidur nih. Itu BapaKost sering banget tergusur (bukan cuma tergeser) sampai jatuh dari kasur. Padahal itu udah pake kasur ekstra besar, gimana kalo istri ga bilang dan malah beli kasur ukuran reguler, udah hampir dipastikan BapaKost tidur di sofa tiap tengah malem karena digusur istri xixixi.
Oke maaf jadi curhat, kita kembali ke bahasan. Eh wait, ini BapaKost cuma cerita bentar kok tiba-tiba udah 1.000 kata lebih aja. Gimana kalo kita pindah ke post selanjutnya? Emang dasar bapack-bapack kalo udah cerita, susah banget di stopnya wkwkwk. Apalagi kalo ditulis kayak gini, ternyata 1.000 kata pun ga cukup, untung bukan abstrak yang cuma 300 kata xixixi. See you in the next post, volks!
Promosi: Cara Buat Website untuk Mempromosikan Kost
Catatan kaki: BapaKost suka banget bikin post naratif dengan gaya bercerita seperti ini. Apalagi, nanti akan diperkaya oleh konten BapaKost cerita sekaligus review tempat-tempat wisata yang ada di Malang Raya. Tapi selain mau promosi, BapaKost juga mau menginspirasi pengelola kost sekalian tentang bagaimana cara membuat website dan memasarkan kost melalui media website. Barangkali ada Bapak/Ibu yang tertarik dibuatkan website, saya menyediakan layanan pembuatan website murah untuk Bapak/Ibu pengelola kost sekalian. Kalo mau belajar gimana cara membuat postnya, boleh banget baca-baca post saya, karena kebetulan berusaha mengikuti kaidah SEO dan denger-denger mode seperti ini disukai oleh Algoritma Google. Kalo mau dibantu dibuatkan, saya juga ada layanan pembuatan post berkala supaya pemasaran via website Bapak/Ibu lebih efektif. Monggo...